GRESIK, Selasarnusantara.com – Lima personel Polres Gresik menerima penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung keberhasilan institusi meraih predikat Pelayanan Prima Kategori A tingkat nasional periode Agustus 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara di halaman Mapolres Gresik, Senin pagi, 7 September 2026. Upacara dipimpin Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dan dihadiri Waka Polres Gresik Kompol Rizki Santoso, jajaran pejabat utama, para kapolsek, serta personel dan ASN Polres Gresik.
Apresiasi untuk Personel Berprestasi
Kapolres Gresik menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap anggota yang menunjukkan kinerja, disiplin, dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, prestasi institusi tidak terlepas dari kontribusi personel yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Prestasi yang saudara raih merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dedikasi, integritas, dan semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ramadhan.
Ia juga meminta penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi motivasi bagi anggota lain untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Reward dan Punishment Harus Berjalan Seimbang
Dalam kesempatan tersebut, Ramadhan menegaskan pentingnya penerapan reward dan punishment secara beriringan.
Personel yang menunjukkan prestasi akan mendapatkan apresiasi. Sebaliknya, anggota yang melakukan pelanggaran disiplin maupun hukum tetap akan mendapat tindakan sesuai aturan.
“Reward dan punishment harus berjalan beriringan. Bagi yang berprestasi, tentu kita apresiasi. Namun bagi yang melakukan pelanggaran, kita akan tetap memberikan tindakan tegas sesuai aturan,” tegasnya.
Menurutnya, pola tersebut diperlukan untuk membangun budaya kerja yang profesional sekaligus menjaga kedisiplinan di lingkungan kepolisian.
Tekankan Pelayanan dengan Empati
Selain soal penghargaan dan kedisiplinan, Kapolres Gresik juga mengingatkan seluruh anggota agar memberikan pelayanan dengan ketulusan dan empati.
Ia mengajak personel untuk mampu memahami kondisi masyarakat ketika menjalankan tugas.
Ramadhan menggunakan ungkapan “bisa merasa, bukan merasa bisa” sebagai pengingat agar setiap anggota tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang dilayani.
Jaga Kepercayaan Masyarakat
Kapolres juga meminta seluruh jajaran mempertahankan capaian pelayanan yang telah diraih sekaligus terus meningkatkan kualitas kerja.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di Kabupaten Gresik.
“Terus berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari kita jaga kepercayaan masyarakat dan bersama-sama mewujudkan semangat Jogo Gresik,” pesannya.
Penghargaan kepada lima personel tersebut sekaligus menjadi dorongan agar prestasi pelayanan tingkat nasional dapat dipertahankan melalui kinerja yang konsisten dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
