SURABAYA, Selasarnusantara.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian layanan perjalanan menuju Jakarta menyusul dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Langkah tersebut dilakukan dengan menambah perjalanan kereta sekaligus meningkatkan kapasitas penumpang pada sejumlah kereta api.
Penyesuaian layanan itu dilakukan untuk memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat Jawa Timur yang membutuhkan transportasi menuju Jakarta di tengah kondisi erupsi yang berkembang.
KAI Tambah Perjalanan dari Malang
Salah satu langkah yang dilakukan KAI adalah mengoperasikan perjalanan tambahan KA Gajayana dengan rute Malang–Gambir.
Kereta tambahan tersebut dijadwalkan berangkat dari Stasiun Malang pada pukul 20.15 WIB. Penambahan ini diharapkan dapat membantu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan perjalanan menuju Jakarta.
Selain menambah perjalanan dari Malang, KAI juga melakukan penyesuaian kapasitas pada kereta yang berangkat dari Surabaya Pasarturi.
Kapasitas KA Argo Bromo Anggrek Ditambah
KAI Daop 8 menambah satu rangkaian kereta kelas eksekutif pada KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir.
Dengan penambahan tersebut, jumlah kereta eksekutif dalam perjalanan yang sebelumnya delapan kereta meningkat menjadi sembilan kereta.
Penambahan kapasitas ini menjadi salah satu alternatif untuk menampung peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat menuju Jakarta.
KA Gumarang Dapat Tambahan Dua Kereta
Penyesuaian juga dilakukan pada KA Gumarang tujuan Surabaya Pasarturi–Pasarsenen.
KAI menambahkan dua kereta ekonomi New Generation sehingga komposisinya berubah dari lima menjadi tujuh kereta ekonomi New Generation. Sementara itu, empat kereta kelas eksekutif tetap dipertahankan.
Dengan perubahan komposisi tersebut, kapasitas penumpang KA Gumarang ikut bertambah untuk melayani kebutuhan perjalanan ke Jakarta.
KAI Pantau Perkembangan Erupsi
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan penyesuaian layanan dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat.
Menurutnya, KAI juga terus memantau perkembangan kondisi yang berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. Evaluasi operasional dilakukan bersama pihak terkait dengan tetap mempertimbangkan aspek keselamatan perjalanan.
KAI menegaskan bahwa setiap perubahan operasional maupun penambahan kapasitas dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan layanan dan keselamatan penumpang.
Penumpang Diminta Waspadai Abu Vulkanik
Di tengah kondisi tersebut, calon penumpang diminta memperhatikan situasi lingkungan selama perjalanan.
KAI mengimbau masyarakat menggunakan masker sebagai langkah antisipasi apabila terdapat paparan debu maupun abu vulkanik. Penumpang juga diminta mengikuti informasi perjalanan yang disampaikan melalui kanal resmi perusahaan.
Untuk menghindari kendala saat keberangkatan, calon penumpang disarankan datang lebih awal ke stasiun, terutama untuk proses pemeriksaan dan boarding.
Tiket dan Informasi Perjalanan Perlu Dipantau
KAI mengingatkan masyarakat agar melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi. Informasi mengenai jadwal dan kondisi perjalanan juga perlu dipantau secara berkala karena situasi akibat aktivitas erupsi dapat memerlukan penyesuaian operasional.
Dengan tambahan KA Gajayana dari Malang serta peningkatan kapasitas KA Argo Bromo Anggrek dan KA Gumarang dari Surabaya, KAI Daop 8 berupaya menyediakan lebih banyak pilihan perjalanan menuju Jakarta.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan mobilitas masyarakat Jawa Timur sekaligus menjaga layanan kereta api tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan.
Reporter: Tyas
