GRESIK, Selasarnusantara.com – Seorang pemancing dilaporkan tenggelam di aliran Kali Lamong, tepatnya di kawasan jembatan rel kereta api perbatasan Gresik–Surabaya, Minggu pagi.
Korban diduga terpeleset saat memancing hingga terseret arus sungai yang cukup deras.
Informasi kejadian ini pertama kali diterima dari laporan warga yang kemudian diteruskan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik.
Meski lokasi kejadian berada di wilayah Surabaya, BPBD Gresik langsung bergerak cepat memberikan respons karena laporan masuk melalui Call Center 112 Gresik.
Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Driatmiko Herlambang membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Gresik, kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.
Korban diketahui berinisial LKMN (23), warga Roomokalisari. Sebelumnya, korban berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 06.00 WIB untuk pergi memancing di lokasi tersebut.
Menurut keterangan yang dihimpun, korban terpeleset saat memancing dan jatuh ke Kali Lamong. Rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun derasnya arus sungai menyebabkan korban terseret dan akhirnya tenggelam.
Hingga berita ini ditulis, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Gresik, BPBD Surabaya, tim penyelam, Polsek Benowo, PMI Gresik, RAPI Gresik, warga setempat, serta tim penyelamat dari PT Freeport Indonesia.
Petugas terus menyisir area sungai dan titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.
Masyarakat yang berada di sekitar lokasi juga diimbau untuk berhati-hati saat beraktivitas di bantaran sungai, terutama saat kondisi arus sedang kuat.
“Semoga korban segera ditemukan dan proses pencarian berjalan lancar,” harap salah seorang warga yang turut menyaksikan operasi pencarian.
