MOJOKERTO, SelasarNusantara.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, mengalami ledakan pada Kamis (13/8/2026) malam.
Ledakan tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar. Dua korban dilaporkan mengalami luka bakar ringan, sedangkan tiga korban lainnya mengalami luka bakar berat dan membutuhkan penanganan medis intensif.
Berdasarkan pendataan awal, tingkat luka bakar tiga korban cukup serius. Satu korban mengalami luka bakar sekitar 40 persen, korban lainnya 63 persen, sementara satu korban mengalami luka bakar hingga 90 persen.
Ledakan SPPG Mojokerto Diduga Berasal dari Tabung Gas
Warga sekitar menyebut ledakan terdengar cukup keras hingga menyebabkan bagian atap SPPG yang terbuat dari material besi ringan mengalami kerusakan.
Diah Ayu, warga yang rumahnya berada di sebelah lokasi kejadian, mengaku mendengar satu kali ledakan keras.
“Saya satu kali dengar ledakannya, kenceng banget. Terus saya lihat tempat di SPPG ambruk atapnya,” ungkap Diah di lokasi.
Menurutnya, ledakan diduga berasal dari tabung gas. Saat kejadian, sejumlah pekerja sedang melakukan persiapan memasak. Di lokasi juga disebut terdapat tenaga servis yang tengah memperbaiki saluran tabung gas.
“Tabung elpiji (gas) yang meledak. Ada korban parah itu bagian servis katanya. Tadi kan sudah persiapan masak, jadi karyawan yang persiapan juga kena,” katanya.
Lima Korban Langsung Dievakuasi
Ledakan SPPG di Desa Medali tersebut menyebabkan lima orang mengalami luka bakar. Korban kemudian mendapatkan pertolongan dan dievakuasi dari dalam bangunan.
Beruntung, ledakan tidak sampai menyebabkan kerusakan pada rumah warga yang berada di sekitar SPPG.
“Ada lima orang yang luka bakar. Ada yang parah. Kalau untuk tabung elpiji yang meledak, kurang tahu berapa kilonya. Pas meledak itu, katanya ada tukang servis elpiji juga di dalam,” ujar Diah.
Petugas kepolisian juga telah mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan pengamanan sekaligus olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti ledakan.
Polisi Selidiki Penyebab Ledakan
Hingga Jumat (14/8/2026), belum terdapat keterangan resmi dari kepolisian terkait penyebab pasti ledakan maupun identitas lengkap kelima korban.
Petugas masih melakukan penanganan dan penyelidikan di lokasi. Penyebab ledakan, termasuk kondisi instalasi gas dan aktivitas servis yang dilakukan sebelum kejadian, masih dalam proses pendalaman.
Peristiwa ledakan SPPG Mojokerto ini menjadi perhatian karena terjadi di fasilitas pelayanan pemenuhan gizi yang memiliki aktivitas memasak dan penggunaan peralatan gas.
Reporter: Tyas
