GRESIK, Selasarnusantara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar Uji Emisi Kendaraan Bermotor Gratis di Halaman Kantor Bupati Gresik, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema “Sayangi Bumi: Saatnya Bekerja untuk Iklim, Mulai dari Uji Emisi Kendaraanmu.”
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, dan melibatkan kerja sama dengan Envilab serta PT Smelting Gresik.
Sebanyak lebih dari 100 kendaraan roda empat mengikuti pemeriksaan uji emisi. Kendaraan yang diperiksa terdiri atas 50 unit kendaraan dinas Pemkab Gresik, 20 unit kendaraan operasional kebersihan dan pertamanan, serta 30 unit kendaraan milik masyarakat umum.
Menariknya, kendaraan dinas Wakil Bupati Gresik dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik turut menjalani uji emisi. Hasil pemeriksaan menunjukkan kedua kendaraan tersebut memenuhi standar emisi dan mendapatkan stiker bertuliskan “Lulus Uji Emisi Kendaraan”.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas udara dan mendukung upaya pengendalian perubahan iklim.
“Kita ingin udara yang kita hirup lebih baik. Karena itu seluruh kendaraan bermotor harus memperhatikan standar emisi yang telah ditetapkan,” ujar Alif.
Menurutnya, sebagai daerah industri dengan jumlah penduduk sekitar 1,3 juta jiwa, mobilitas kendaraan di Kabupaten Gresik sangat tinggi. Bahkan pada jam-jam tertentu jumlah aktivitas masyarakat meningkat signifikan karena banyak pekerja dan pengunjung yang datang dari daerah sekitar seperti Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, dan wilayah lainnya.
Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya volume kendaraan di jalan raya yang berpotensi memengaruhi kualitas udara apabila tidak diimbangi dengan kesadaran untuk menjaga emisi kendaraan tetap sesuai standar.
“Uji emisi ini bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi juga membangun kedisiplinan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan kualitas udara yang kita hirup bersama,” tegasnya.
Alif berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari edukasi lingkungan sekaligus mendorong kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga bumi untuk generasi mendatang.
“Semoga kegiatan ini dinilai sebagai ibadah untuk anak cucu kita, agar lingkungan Gresik menjadi lebih baik, lebih bersih, dan lebih sehat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DLH Gresik Sri Subaida mengatakan hasil uji emisi akan menjadi data aktual yang digunakan pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan lingkungan hidup ke depan.
Menurutnya, data tersebut penting untuk mengetahui tingkat emisi kendaraan di Kabupaten Gresik sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam upaya menjaga kualitas udara.
“Data hasil uji emisi ini akan menjadi dasar evaluasi dan perumusan kebijakan lingkungan hidup di Kabupaten Gresik,” ujarnya.
Sri Subaida menjelaskan bahwa berdasarkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) dari Kementerian Lingkungan Hidup, kualitas udara di Kabupaten Gresik masih berada pada kategori aman dengan capaian 89,8. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya meningkatkan kualitas lingkungan melalui berbagai program, termasuk penanaman pohon, pemantauan kualitas udara, dan pengawasan emisi kendaraan maupun industri.
Ia menambahkan bahwa uji emisi kendaraan merupakan program rutin tahunan yang terus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Pemkab Gresik dalam menjaga lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan.
Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Gresik Misbahul Munir, VP Governmental/External Affairs PT Smelting Gresik Erika Silva, Manajer Teknis Envilab Muhammad Suhar, serta sejumlah pejabat dan peserta uji emisi kendaraan.
