JOMBANG,Selasarnusantara.com – Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudi Saladin, meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan Brigade Infanteri (Brigif) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Kamis (4/6/2026).
Lokasi yang berada di kawasan Indikatif Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) tersebut diproyeksikan menjadi pusat pengembangan satuan baru TNI Angkatan Darat di wilayah Jawa Timur. Dalam kunjungan itu, Pangdam didampingi Komandan Kodim 0814/Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, bersama unsur Forkopimda, Perhutani, Forkopimcam Mojowarno, tokoh masyarakat, hingga kelompok tani setempat.
Pembangunan Bertahap dan Libatkan Masyarakat
Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan akan dilakukan secara bertahap sesuai perencanaan yang telah disusun.
“Pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan ini akan dilaksanakan secara bertahap. Kami juga mendorong agar proses sosialisasi kepada kelompok tani dan para pesanggem terus dilakukan sehingga program ini dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan masyarakat,” ujar Rudi Saladin.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan proyek strategis tersebut. Selain memperkuat sistem pertahanan negara, keberadaan satuan baru TNI AD itu juga diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.
“Keberadaan fasilitas ini diharapkan tidak hanya mendukung pertahanan nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan pembangunan wilayah,” tambahnya.
Target Empat Barak Rampung Pertengahan Juli
Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0814/Jombang memaparkan rencana pembangunan yang akan memanfaatkan lahan seluas sekitar 86,49 hektare.
Tahap awal pembangunan akan difokuskan pada sejumlah fasilitas utama, meliputi:
Empat barak prajurit;
Rumah dinas;
Gudang penyimpanan munisi kaliber kecil;
Fasilitas pendukung lainnya.
Pangdam berharap seluruh pembangunan tahap pertama tersebut dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan, yakni pertengahan Juli 2026.
Perkuat Pertahanan dan Dorong Pembangunan Daerah
Program pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat sistem pertahanan nasional yang terintegrasi dengan pembangunan wilayah. Kehadiran Brigif dan Yonif TP di Mojowarno diharapkan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan kawasan, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan di Jawa Timur.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Desa Grobogan dan sekitarnya diharapkan dapat merasakan manfaat langsung, baik dari sisi keamanan maupun peluang ekonomi yang muncul seiring berkembangnya kawasan militer tersebut.
