Beranda » Menag dan KH Ma’ruf Amin Hadiri Wisuda Tahfidz Sulaimaniyah 2026, Cetak Generasi Qurani Berwawasan Global

Menag dan KH Ma’ruf Amin Hadiri Wisuda Tahfidz Sulaimaniyah 2026, Cetak Generasi Qurani Berwawasan Global

JAKARTA, Selasarnusantara.com– Ribuan santri dan tamu undangan memadati Convention Center Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan, dalam gelaran Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Sulaimaniyah ke-16 Tahun 2026, Selasa (16/6/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini semakin istimewa dengan kehadiran Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, serta mantan Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin.

Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah yang dinilainya konsisten mencetak generasi muda penghafal Al-Qur’an berakhlak mulia dan berprestasi.

Menurutnya, Yayasan Sulaimaniyah telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam membangun pendidikan berbasis Al-Qur’an tanpa bergantung pada bantuan besar dari pihak luar. Bahkan, lembaga tersebut terus berupaya menyediakan beasiswa bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri.

“Mereka tidak hanya menghafalkan Al-Qur’an, tetapi juga memahami makna, ilmu nahwu, sharaf, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah investasi besar bagi masa depan bangsa,” ujar Menag.

Selaras dengan Islam Moderat Indonesia
Menag juga menegaskan bahwa pendidikan yang diterapkan Yayasan Sulaimaniyah sejalan dengan prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah yang dianut mayoritas umat Islam di Indonesia.

Karena itu, keberadaan lembaga tersebut dinilai mampu memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat, toleran, dan berakar pada budaya bangsa.

Selain menghasilkan hafiz Al-Qur’an, para lulusan Sulaimaniyah juga dikenal memiliki semangat pengabdian tinggi. Banyak di antara mereka yang terjun menjadi mubalig dan pendidik di berbagai daerah bahkan mancanegara.

Pesan untuk Para Wisudawan
Di hadapan ratusan wisudawan, Menag berpesan agar hafalan Al-Qur’an yang dimiliki tidak berhenti pada aspek akademik semata. Para lulusan diminta mampu mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dengan perkembangan peradaban modern serta kearifan lokal Indonesia.

“Jadilah generasi Qurani yang mampu membawa rahmat bagi masyarakat, menjaga tradisi bangsa, dan berkontribusi dalam membangun peradaban yang lebih baik,” pesannya.

Momentum Mencetak Generasi Emas
Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Sulaimaniyah 2026 menjadi bukti nyata bahwa pendidikan Al-Qur’an terus berkembang dan mendapat tempat di tengah masyarakat. Kehadiran tokoh-tokoh nasional dalam acara tersebut menunjukkan dukungan terhadap lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga siap menghadapi tantangan global dengan bekal akhlak dan ilmu pengetahuan.

Dengan semangat keikhlasan, pengabdian, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, para wisudawan diharapkan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia yang mampu membawa perubahan positif bagi agama, bangsa, dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *