JAKARTA, Selasarnusantara.com – Video yang memperlihatkan dugaan pembagian uang kepada peserta aksi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial dan memicu perdebatan publik. Dalam rekaman yang beredar, terlihat sejumlah peserta menerima uang yang disebut sebagai uang transportasi dan konsumsi setelah mengikuti aksi massa yang digelar di beberapa daerah.
Fenomena tersebut menjadi sorotan karena aksi yang digelar justru bertujuan menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah. Sejumlah warganet mempertanyakan alasan demonstrasi dilakukan untuk mendukung sebuah kebijakan, sekaligus menyoroti transparansi pendanaan kegiatan tersebut. Pertanyaan mengenai siapa pihak yang membiayai mobilisasi massa pun ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.
Dalam beberapa aksi yang berlangsung di sejumlah kota, massa menyatakan dukungan agar Program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan dan diperbaiki pelaksanaannya. Para peserta juga menyuarakan harapan agar program tersebut berjalan lebih transparan, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk petani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM.
Namun, beredarnya video pembagian uang membuat fokus publik bergeser dari substansi tuntutan aksi. Sejumlah pihak menilai pemberian uang transportasi kepada peserta demonstrasi bukan hal baru dalam kegiatan massa, tetapi tetap perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Hingga kini belum ada penjelasan resmi yang dapat memastikan sumber dana yang digunakan dalam aksi tersebut.
Pengamat menilai polemik ini menunjukkan pentingnya transparansi dalam setiap kegiatan yang melibatkan mobilisasi massa. Keterbukaan mengenai penyelenggara, sumber pendanaan, serta tujuan aksi dinilai dapat mencegah munculnya kecurigaan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penyampaian aspirasi di ruang publik.
