GRESIK, Selasarnusantara.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Gresik menggagalkan dugaan peredaran minuman keras jenis arak Bali dalam jumlah besar. Sebanyak 439 botol arak Bali berhasil diamankan sebelum diduga diedarkan kepada konsumen.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan dua orang pelaku dan satu unit kendaraan pikap yang diduga digunakan untuk mengangkut ratusan botol minuman keras tersebut.
Barang Bukti Capai 439 Botol
Ratusan botol arak Bali menjadi barang bukti utama dalam pengungkapan kasus tersebut.
Jumlah yang cukup besar membuat polisi melakukan pendalaman untuk mengetahui asal barang serta tujuan distribusinya.
Barang bukti kemudian diamankan untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.
Selain minuman keras, kendaraan pikap yang diduga digunakan dalam aktivitas pengangkutan juga turut disita petugas.
Dua Pelaku Diperiksa
Dua orang yang diamankan polisi kini menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satresnarkoba Polres Gresik.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui peran masing-masing dalam dugaan peredaran arak Bali tersebut.
Polisi juga menggali informasi mengenai pihak yang memasok minuman keras serta jaringan yang diduga menjadi tujuan pengiriman.
Penyidik masih membuka kemungkinan adanya pengembangan terhadap pihak lain apabila ditemukan bukti keterlibatan.
Pikap Diduga Jadi Sarana Distribusi
Kendaraan pikap menjadi salah satu barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut.
Polisi menduga kendaraan itu digunakan untuk membawa ratusan botol arak Bali.
Pemeriksaan terhadap kendaraan dilakukan untuk memperkuat rangkaian penyidikan sekaligus mengetahui pola pengangkutan barang.
Pengungkapan tersebut memperlihatkan bahwa distribusi minuman keras dalam jumlah besar masih menjadi perhatian aparat di wilayah Gresik.
Polisi Telusuri Asal Arak Bali
Setelah mengamankan barang bukti dan para pelaku, polisi masih melakukan pendalaman terhadap asal 439 botol arak Bali.
Jalur distribusi juga menjadi salah satu fokus penyidik.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah pengungkapan hanya berhenti pada dua pelaku atau dapat berkembang hingga jaringan pemasok dan pengedar lainnya.
Peredaran Miras Terus Diawasi
Polres Gresik terus melakukan upaya penindakan terhadap peredaran minuman keras yang diduga tidak sesuai ketentuan.
Pengawasan dilakukan untuk mencegah peredaran miras ilegal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pengungkapan ratusan botol arak Bali menjadi salah satu bukti bahwa kepolisian masih memberikan perhatian terhadap jalur distribusi minuman keras.
Masyarakat Diharapkan Aktif Melapor
Kepolisian juga membutuhkan dukungan masyarakat dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal.
Warga dapat memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyimpanan, pengangkutan, maupun penjualan miras ilegal.
Informasi tersebut dapat membantu aparat melakukan pencegahan dan penindakan lebih cepat.
Penyidikan Berlanjut
Kasus dugaan peredaran 439 botol arak Bali tersebut masih dalam proses penyidikan.
Dua pelaku yang telah diamankan akan diperiksa lebih lanjut, sementara barang bukti dan kendaraan pikap masih berada dalam penguasaan penyidik.
Polisi juga terus menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam distribusi minuman keras tersebut.
Reporter: Tyas
