Beranda » Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah di Petemon Surabaya yang Tewaskan Bocah 5 Tahun

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah di Petemon Surabaya yang Tewaskan Bocah 5 Tahun

kebakaran

SURABAYA, Selasarnusantara.com – Kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran rumah dua lantai di Jalan Petemon Timur, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, yang menewaskan seorang bocah perempuan berusia lima tahun, Kyaranissa Kamila Susetyo.

Kapolsek Sawahan Kompol Muljono mengatakan dugaan awal sumber kebakaran berasal dari obat nyamuk listrik yang berada di kamar korban. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti dan masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

“Kalau menurut keterangan neneknya, kemungkinan di kamar cucunya menyala obat nyamuk listrik. Kami tidak bisa menyimpulkan ya, akan kami dalami lagi,” kata Muljono, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, informasi tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan awal terhadap keluarga korban. Saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi serta melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran secara pasti.

Selain meminta keterangan saksi, petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui titik awal munculnya api yang menghanguskan lantai dua rumah tersebut.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin (22/6/2026) siang di kawasan Jalan Petemon Timur, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Kebakaran menghanguskan sebagian besar lantai dua bangunan dan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Saat kejadian, Kyaranissa berada di dalam rumah bersama kakak kandungnya, Aldery (15). Remaja tersebut berhasil menyelamatkan diri dengan cara memecahkan kaca jendela dan melompat keluar dari rumah yang mulai dipenuhi asap dan kobaran api.

Akibat upaya penyelamatan diri tersebut, Aldery mengalami luka ringan dan syok. Sementara sang adik tidak berhasil keluar dan ditemukan meninggal dunia.

Sebelumnya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengerahkan 11 unit armada serta lima unit rescue untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas juga sempat menghadapi kendala akses menuju lokasi karena rumah berada di kawasan permukiman padat dengan gang sempit.

Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang merenggut nyawa bocah berusia lima tahun tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *