Beranda » Perguruan Bela Diri dan Forkopimcam Gempol Gotong Royong Bersihkan Bundaran Apollo Pasuruan

Perguruan Bela Diri dan Forkopimcam Gempol Gotong Royong Bersihkan Bundaran Apollo Pasuruan

PASURUAN, Selasarnusantara.com Berbagai perguruan bela diri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gempol menggelar aksi gotong royong membersihkan kawasan Bundaran Apollo, Desa Karangrejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat persaudaraan antarperguruan bela diri di Kecamatan Gempol. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Perguruan Bela Diri Kompak Bersihkan Lingkungan

Anggota PSHT, Cimande, Pagar Nusa, dan Taekwondo turun langsung ke lokasi sejak pagi. Mereka mengenakan seragam khas masing-masing dan bekerja bersama membersihkan kawasan Bundaran Apollo.

Para peserta memungut sampah plastik, daun kering, serta ranting pohon yang berserakan di sekitar bundaran. Selanjutnya, mereka menata area tersebut agar terlihat bersih dan rapi sehingga masyarakat merasa lebih nyaman saat melintas.

Suasana gotong royong berlangsung penuh kebersamaan. Meskipun berasal dari perguruan yang berbeda, seluruh peserta tetap bekerja sama dan saling membantu selama kegiatan berlangsung.

Forkopimcam Gempol Apresiasi Sinergi Antarperguruan

Camat Gempol Hadi Mulyono mengatakan pihaknya mengajak seluruh organisasi bela diri untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut sebagai bentuk kolaborasi nyata.

“Kami sengaja mengajak seluruh perguruan bela diri di Kecamatan Gempol untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan ini,” ujar Hadi Mulyono.

Menurutnya, kegiatan seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

“Kami ingin semangat gotong royong seperti ini terus tumbuh sehingga kepedulian terhadap lingkungan menjadi budaya bersama,” tambahnya.

Bela Diri Tidak Hanya Mencetak Atlet

Hadi menilai perguruan bela diri memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat.

Menurutnya, organisasi bela diri tidak hanya mencetak atlet, tetapi juga mampu menjadi penggerak berbagai kegiatan sosial.

Ia juga mengapresiasi hubungan harmonis antarperguruan bela diri di Kecamatan Gempol. Perbedaan latar belakang organisasi, kata dia, tidak menghalangi mereka untuk bersatu menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan.

“Saya bersyukur perguruan bela diri di Kecamatan Gempol tetap guyub. Mereka bisa duduk bersama, bekerja bersama,” ungkap Hadi.

Ia berharap semangat persaudaraan tersebut terus terjaga dan menjadi contoh positif bagi masyarakat.

“Persaudaraan jauh lebih penting daripada perbedaan. Semangat seperti ini harus terus dijaga,” pungkasnya.

Kegiatan gotong royong ditutup dengan suasana penuh keakraban. Forkopimcam Gempol berharap sinergi antarperguruan bela diri terus berlanjut melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Reporter: Tyas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *