Beranda » Pemilik Penginapan Curiga, Pria 75 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kamar

Pemilik Penginapan Curiga, Pria 75 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kamar

TULUNGAGUNG, Selasarnusantara.com – Suasana sebuah persewaan kamar di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, mendadak geger setelah seorang pria berusia 75 tahun ditemukan meninggal dunia, Senin (7/9/2026) sore.

Pria berinisial MAH, warga Kecamatan Pucanglaban, ditemukan dalam posisi telentang di dalam kamar. Polisi yang datang ke lokasi menemukan tiga bungkus obat kuat, salah satunya telah terbuka. Dugaan awal kepolisian, korban mengalami serangan jantung.

Korban Masuk Kamar Sekitar Pukul 13.00 WIB

Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdiyanto menjelaskan, korban diketahui menyewa kamar sekitar pukul 13.00 WIB.

MAH awalnya datang seorang diri. Tidak lama kemudian, seorang perempuan muda datang menyusul dan masuk ke kamar yang sama.

Perempuan tersebut kemudian diketahui meninggalkan kamar seorang diri. Sementara korban masih berada di dalam.

Dua Jam Tak Keluar Kamar

Hingga sekitar pukul 15.00 WIB, korban belum juga keluar dari kamar. Kondisi itu membuat pemilik persewaan merasa curiga.

Pemilik kemudian memeriksa kamar dan mendapati korban sudah tidak bernyawa. Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi korban.

Polisi Temukan Tiga Bungkus Obat

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan tiga bungkus obat kuat. Salah satu kemasan diketahui sudah terbuka.

Temuan tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan kepolisian terkait kondisi korban sebelum meninggal. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga korban mengalami serangan jantung setelah mengonsumsi obat kuat.

Meski demikian, dugaan tersebut merupakan kesimpulan awal kepolisian berdasarkan pemeriksaan di lokasi. Jenazah korban sempat dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Iskak Tulungagung untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Jenazah Diserahkan kepada Keluarga

Setelah proses penanganan selesai, jenazah MAH diserahkan kepada pihak keluarga.

Polisi masih mendasarkan penyebab kematian pada dugaan awal serangan jantung. Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena korban ditemukan meninggal seorang diri di dalam kamar persewaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *