Beranda » HGI City Cup 2026 Buktikan Domino Kian Diakui sebagai Mind Sport Nasional

HGI City Cup 2026 Buktikan Domino Kian Diakui sebagai Mind Sport Nasional

juara HGI

SURABAYA, Selasarnusantara.com – HGI City Cup 2026 Surabaya Fest menjadi bukti semakin berkembangnya Domino sebagai salah satu mind sport atau olahraga pikiran digital di Indonesia. Turnamen yang mempertemukan 32 pemain terbaik dari seluruh Indonesia tersebut sukses digelar dengan format kompetisi profesional dan mendapat perhatian luas dari komunitas pemain Domino nasional.

Grand final yang berlangsung di Surabaya menjadi puncak perjalanan panjang para peserta yang sebelumnya harus melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari kompetisi online nasional hingga kualifikasi offline di sejumlah kota.

Selama dua hari, para finalis bertarung melalui babak 32 besar, 16 besar, hingga 8 besar untuk memperebutkan gelar juara nasional. Kompetisi berlangsung ketat dengan mengedepankan strategi, konsentrasi, dan kemampuan membaca permainan lawan.

Higgs Games Island (HGI) selaku penyelenggara menilai turnamen ini bukan sekadar ajang mencari pemenang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem Domino kompetitif yang lebih profesional di Indonesia.

HGI Indonesia Event Manager, Leo, mengatakan Surabaya Fest Finals menjadi titik temu seluruh perjalanan para pemain dari berbagai daerah yang selama ini berkompetisi di ruang digital.

“Surabaya Fest Finals adalah titik di mana seluruh perjalanan HGI City Cup bertemu. Ke-32 pemain ini berangkat dari lingkungan dan room online masing-masing, dan kini mereka bersaing memperebutkan gelar nasional di panggung profesional,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Menurut Leo, HGI ingin menunjukkan bahwa Domino memiliki potensi untuk berkembang sebagai cabang mind sport modern yang menggabungkan strategi, keterampilan, sportivitas, dan kekuatan komunitas.

Kompetisi ini dikemas dengan standar penyelenggaraan profesional, mulai dari kehadiran host dan komentator ahli, siaran langsung pertandingan, wawancara pemain, hingga seremoni penghargaan bagi para pemenang.

Dukungan komunitas pemain dari berbagai daerah juga menjadi salah satu faktor penting yang mendorong perkembangan Domino kompetitif di Indonesia. Antusiasme tersebut terlihat dari tingginya partisipasi peserta sejak tahap kualifikasi hingga babak final.

Pada akhir turnamen, Ateng Sopyan Nurdin berhasil meraih gelar juara nasional. Posisi kedua ditempati Semmang, sedangkan Syahrul Rajab dan Iwan Ridwan melengkapi jajaran empat besar.

Meski demikian, penyelenggara menilai keberhasilan terbesar HGI City Cup 2026 bukan hanya lahirnya seorang juara, melainkan tumbuhnya ekosistem kompetisi yang semakin kuat dan mendapat pengakuan luas dari masyarakat.

Dengan berakhirnya HGI City Cup 2026, HGI berharap turnamen ini dapat menjadi fondasi bagi perkembangan Domino kompetitif di Indonesia sekaligus membuka peluang lebih besar bagi para pemain daerah untuk tampil di panggung nasional.

Turnamen ini sekaligus memperlihatkan bahwa Domino kini tidak lagi dipandang sekadar permainan hiburan, tetapi mulai berkembang menjadi olahraga pikiran digital yang memiliki struktur kompetisi, komunitas, dan jenjang prestasi yang jelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *