SURABAYA, Selasarnusantara.com – Aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6/2026) malam, berakhir ricuh.
Aparat kepolisian mengamankan belasan orang yang diduga menjadi provokator setelah situasi unjuk rasa memanas dan berujung bentrokan dengan petugas.
Pantauan di lokasi hingga sekitar pukul 19.30 WIB, sejumlah demonstran yang mengenakan pakaian serba hitam terlihat diamankan oleh aparat.
Beberapa di antaranya dibawa menggunakan borgol plastik dengan kondisi mengalami luka di bagian wajah.
Kericuhan dipicu saat sebagian massa diduga melakukan tindakan anarkis.
Batu dan berbagai benda lain dilemparkan ke arah petugas, sementara pagar pembatas di sekitar kawasan Grahadi dilaporkan mengalami kerusakan.
Untuk mengendalikan situasi, puluhan personel Brimob diterjunkan membentuk barikade dan mendorong massa menjauh dari kawasan Gedung Negara Grahadi hingga menuju Jalan Gubernur Suryo dan sekitar Alun-Alun Surabaya. Petugas juga melakukan pembubaran terhadap kelompok massa yang dinilai mengganggu keamanan dan ketertiban.
Hingga berita ini ditulis, aparat masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah kericuhan meluas. Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Gubernur Suryo dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya masih mengalami kepadatan akibat proses pengamanan.
Polisi belum memberikan keterangan resmi terkait identitas para demonstran yang diamankan maupun kemungkinan adanya penetapan status hukum terhadap mereka. Situasi di sekitar Grahadi berangsur kondusif, meski aparat tetap bersiaga mengantisipasi potensi aksi lanjutan.
