SURABAYA, Selasarnusantara.com – Kabar duka mewarnai proses pemulangan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M melalui Debarkasi Surabaya. Hingga 4 Juni 2026 pukul 18.30 WIB, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat sebanyak delapan jemaah wafat di Arab Saudi, sementara tiga lainnya masih menjalani perawatan medis dan belum dapat dipulangkan ke Indonesia.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan data mutasi kepulangan hingga Kloter 15 menunjukkan terdapat 17 kasus mutasi keluar. Dari jumlah tersebut, delapan merupakan jemaah yang meninggal dunia saat menunaikan ibadah maupun ketika menjalani perawatan di Tanah Suci.
Selain itu, empat jemaah tercatat masih sakit di Arab Saudi dan lima kursi dalam manifest kepulangan dinyatakan kosong. Sementara terdapat satu kasus mutasi masuk dari jemaah yang sebelumnya telah terjadwal dalam proses pemulangan.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya para jemaah haji yang telah menyelesaikan ibadah suci di Tanah Suci. Semoga seluruh amal ibadah mereka diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar As’adul Anam, Sabtu (6/6/2026).
Dua Jemaah Kota Malang Meninggal Dunia
PPIH secara khusus menyampaikan belasungkawa atas wafatnya dua jemaah asal Kota Malang yang masuk dalam jadwal kepulangan Kloter 12.
Keduanya adalah Hery Widianto (69) yang meninggal dunia di bandara serta Wayan Rohani Suwasti (63) yang wafat saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Haji Arab Saudi.
Tiga Jemaah Masih Dirawat
Sementara itu, tiga jemaah masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Mereka adalah:
Mohammad Dzikri Muiz (65), asal Kabupaten Probolinggo, dirawat di RS Jeddah akibat kanker.
Siti Mutmainah Asari (64), asal Kota Malang, dirawat di RS Bandara Taif.
Matory Ahmad Jalil (78), asal Kota Malang, dirawat di RS King Faisal karena mengalami sesak napas.
PPIH memastikan terus berkoordinasi dengan otoritas kesehatan Arab Saudi dan petugas haji Indonesia untuk memantau perkembangan kondisi ketiganya.
Lebih dari 5.600 Jemaah Sudah Tiba di Tanah Air
Di tengah sejumlah kendala kesehatan yang terjadi, proses kepulangan jemaah haji melalui Debarkasi Surabaya tetap berlangsung lancar.
Hingga saat ini, sebanyak 5.684 jemaah dan petugas haji atau sekitar 13 persen dari total 44 ribu jemaah asal Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur telah kembali ke Indonesia. Sementara 38.316 jemaah lainnya masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kelompok terbang (kloter).
Dari 15 kloter yang telah tiba, sebanyak 10 kloter mendarat tepat waktu, sedangkan lima kloter mengalami keterlambatan. Tidak ada penerbangan yang datang lebih cepat dari jadwal.
PPIH Debarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik hingga seluruh jemaah haji kembali ke daerah asal dengan selamat, aman, dan nyaman.
