Beranda » Diduga Dipicu Tabung LPG, Kebakaran Hanguskan Rumah dan Tiga Lapak di Dukuh Kupang Surabaya

Diduga Dipicu Tabung LPG, Kebakaran Hanguskan Rumah dan Tiga Lapak di Dukuh Kupang Surabaya

kebakaran surabaya

SURABAYA, Selasarnusantara.com – Kebakaran melanda sebuah rumah dan tiga lapak usaha di Jalan Dukuh Kupang Gang 29 Nomor 3, Kelurahan Dukuh Kupang, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya, Minggu (19/7/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan yang terdampak hangus dilalap api.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, informasi kebakaran diterima pada pukul 19.12 WIB dari seorang warga bernama Wijaya.

Petugas kemudian mengerahkan belasan armada menuju lokasi untuk mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya.

Objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha yang terdiri atas kios nasi goreng, kios parfum, dan warung kopi. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 8 x 15 meter.

Dugaan sementara, sumber api berasal dari tabung LPG di salah satu lapak usaha. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas berwenang.

Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 19.41 WIB. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Penanganan dinyatakan selesai dan situasi kondusif pada pukul 20.44 WIB.

Sebanyak 15 unit diterjunkan dalam operasi pemadaman, terdiri dari sembilan unit tempur dan enam unit rescue. Personel berasal dari Pos Pakis TVRI, Poskotis Joyoboyo, Pos Grudo, Rayon 4 Wiyung, Rayon 1 Pasar Turi, Rayon 5 Margomulyo, Pos Jambangan, serta tim rescue DPKP Surabaya.

Selain DPKP, proses penanganan juga melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Posko Terpadu Dukuh Pakis, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, dan PLN untuk memastikan lokasi aman setelah api berhasil dipadamkan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan terkait kerugian material akibat kebakaran tersebut, sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *