Beranda » Jemaah Haji Jatim Meninggal Dunia Capai 44 Orang, PPIH Sampaikan Duka Mendalam

Jemaah Haji Jatim Meninggal Dunia Capai 44 Orang, PPIH Sampaikan Duka Mendalam

SURABAYA, Selasarnusantara.com – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya mencatat sebanyak 44 jemaah haji musim haji 1447 H/2026 M meninggal dunia selama rangkaian pelaksanaan ibadah hingga proses pemulangan ke Tanah Air.

Data tersebut disampaikan PPIH Debarkasi Surabaya pada hari ke-22 operasional pemulangan jemaah haji, Senin (22/6/2026).

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menjelaskan dari total 44 jemaah yang wafat, sebanyak 38 orang meninggal dunia saat masih berada di Arab Saudi. Satu jemaah meninggal dunia di dalam pesawat saat perjalanan pulang menuju Indonesia, sedangkan lima jemaah lainnya wafat setelah tiba di wilayah Debarkasi Surabaya.

Lima jemaah yang meninggal setelah mendarat di Surabaya masing-masing adalah Wayan Rohani Suwasti (63) asal Kota Malang, Kasijatin Tiba (70) asal Kota Pasuruan, Darsiman Samsuri (61) asal Kabupaten Tuban, Marsinah Marjan (72) asal Kabupaten Bojonegoro, serta Sri Oetarti (60) asal Kota Surabaya.

Sementara itu, jemaah yang meninggal dunia dalam penerbangan pulang diketahui bernama Hery Widianto (69) asal Kota Malang.

“Atas nama seluruh jajaran PPIH Debarkasi Surabaya, kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya para jemaah. Semoga almarhum dan almarhumah diterima amal ibadahnya, mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujar Anam.

Di sisi lain, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya terus berjalan.

Hingga kedatangan kloter ke-81, tercatat sebanyak 30.673 jemaah dan petugas telah tiba kembali melalui Bandara Internasional Juanda.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 70 persen dari total target pemulangan sebanyak 44.000 orang.

Secara rinci, jumlah kedatangan terdiri atas 30.122 jemaah, meliputi 28.973 jemaah asal Jawa Timur, 671 jemaah asal Bali, serta 478 jemaah asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Sedangkan sebanyak 323 orang merupakan petugas pendamping ibadah dan tenaga kesehatan.

PPIH juga mencatat masih terdapat sekitar 13.327 jemaah yang belum kembali ke Tanah Air. Selain itu, sebanyak 14 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan di Arab Saudi karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan untuk dipulangkan.

Meski demikian, operasional pemulangan secara umum berlangsung lancar. Dari total 81 kloter yang telah tiba, sebanyak 61 penerbangan mendarat tepat waktu, 11 penerbangan tiba lebih cepat dari jadwal, dan hanya sembilan penerbangan yang mengalami keterlambatan akibat faktor teknis maupun cuaca.

PPIH memastikan proses pemulangan akan terus berlangsung hingga seluruh 116 kloter jemaah haji Debarkasi Surabaya kembali ke daerah asal masing-masing dengan aman, nyaman, dan tertib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *