TERNATE, Selasarnusantara.com – PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Petikemas (TPK) Ternate terus memperkuat kesiapan operasional dan infrastruktur terminal guna memastikan kelancaran distribusi logistik di wilayah Maluku Utara. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan Management Walkthrough yang dilaksanakan manajemen dengan meninjau langsung berbagai fasilitas dan aktivitas operasional terminal.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan keandalan operasional, keselamatan kerja, serta kesiapan seluruh fasilitas terminal untuk mendukung arus logistik yang aman dan efisien di kawasan timur Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, tim manajemen melakukan peninjauan ke sejumlah area strategis, mulai dari lapangan penumpukan peti kemas, akses dan fasilitas pendukung terminal, workshop peralatan, hingga proses operasional yang sedang berlangsung. Kegiatan ini juga bertujuan mengidentifikasi potensi risiko, kebutuhan perbaikan, serta peluang peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Dari hasil evaluasi lapangan, manajemen menemukan beberapa aspek yang memerlukan tindak lanjut. Salah satunya adalah penyempurnaan sejumlah signage atau rambu operasional di area terminal guna meningkatkan aspek keselamatan kerja sekaligus mendukung efektivitas operasional.
Seluruh temuan yang diperoleh selama kegiatan Management Walkthrough akan ditindaklanjuti melalui program perbaikan yang terukur dan sesuai dengan standar operasional perusahaan.
Terminal Head TPK Ternate, Anwar Pae, menjelaskan bahwa Management Walkthrough merupakan sarana penting bagi manajemen untuk memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan sekaligus mendorong budaya perbaikan berkelanjutan di lingkungan kerja.
“Melalui Management Walkthrough, kami dapat melihat secara langsung kondisi fasilitas, proses kerja, serta kebutuhan perbaikan yang ada di lapangan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, keselamatan kerja, dan keandalan operasional terminal,” jelas Anwar Pae.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi langkah antisipatif perusahaan untuk memastikan seluruh infrastruktur dan fasilitas terminal tetap dalam kondisi optimal pasca sejumlah kejadian gempa bumi yang melanda wilayah Maluku Utara dalam beberapa bulan terakhir.
“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas dan aktivitas operasional di TPK Ternate tetap berada dalam kondisi aman dan siap mendukung kelancaran distribusi logistik. Evaluasi secara langsung di lapangan menjadi langkah penting untuk menjaga standar layanan kepada pengguna jasa,” paparnya.
TPK Ternate selama ini secara rutin melaksanakan pemantauan dan evaluasi operasional sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan layanan kepelabuhanan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan operasional terminal yang aman, efisien, dan responsif terhadap berbagai tantangan operasional.
Melalui evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, TPK Ternate berharap dapat terus mendukung konektivitas logistik nasional sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia yang terus berkembang.
