Gresik, Selasarnusantara.com – Meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda di Kabupaten Gresik menjadi perhatian serius berbagai kalangan. Selain mengancam kesehatan dan masa depan generasi muda, peredaran narkotika juga berpotensi meningkatkan angka kriminalitas serta merusak tatanan sosial masyarakat.
Menanggapi fenomena tersebut, Lawyer Gresik, H. M. Gufron, S.H., menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya kasus narkoba yang melibatkan generasi muda. Menurutnya, persoalan narkoba tidak hanya dapat dilihat dari aspek hukum semata, tetapi juga harus dipahami sebagai ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Dari perspektif hukum, narkoba merupakan kejahatan serius yang dampaknya sangat luas. Namun di sisi lain, kita juga harus melihat bahwa banyak korban penyalahgunaan narkoba berasal dari kalangan anak muda yang seharusnya menjadi aset pembangunan daerah dan bangsa,” ujar H. M. Gufron, S.H., saat dimintai tanggapan terkait fenomena tersebut.
Sebagai praktisi hukum, H. M. Gufron menilai penegakan hukum yang tegas harus berjalan beriringan dengan upaya preventif melalui pendidikan, pengawasan keluarga, dan pembinaan lingkungan sosial yang sehat.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan media sosial turut menjadi tantangan baru dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang lebih masif agar generasi muda memiliki pemahaman yang cukup mengenai risiko hukum maupun dampak kesehatan akibat penggunaan narkotika.
“Kita tidak boleh hanya fokus pada penindakan setelah terjadi pelanggaran. Yang lebih penting adalah bagaimana mencegah anak-anak muda kita agar tidak terjerumus sejak awal. Di sinilah peran keluarga, sekolah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi sangat penting,” tegasnya.
H. M. Gufron, S.H. juga mengajak pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Gresik untuk memperkuat sinergi dalam memerangi peredaran narkoba. Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkoba membutuhkan partisipasi aktif semua pihak, bukan hanya aparat penegak hukum.
“Kita ingin Gresik memiliki generasi muda yang sehat, produktif, dan berintegritas. Karena itu, perang terhadap narkoba harus menjadi gerakan bersama demi menjaga masa depan daerah dan bangsa,” pungkasnya.
