Beranda » Viral Dugaan Perundungan di Bus, RSUD Ibnu Sina Gresik Periksa Informasi yang Beredar

Viral Dugaan Perundungan di Bus, RSUD Ibnu Sina Gresik Periksa Informasi yang Beredar

GRESIK, Selasarnusantara.com – Manajemen RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik bergerak melakukan penelusuran setelah muncul unggahan media sosial yang memuat dugaan tindakan tidak menyenangkan terhadap seorang penumpang bus.

Dalam unggahan yang viral tersebut, seorang perempuan disebut sebagai pegawai RSUD Ibnu Sina dan diduga terlibat perselisihan dengan penumpang berinisial MK. Pihak rumah sakit menyatakan telah mengetahui informasi tersebut dan kini melakukan klarifikasi internal.

Berawal dari Unggahan di Media Sosial

Kasus tersebut mencuat setelah akun media sosial mengunggah cerita mengenai pengalaman MK saat berada di dalam bus dari Surabaya menuju Lamongan pada 15 September 2026.

Dalam kronologi yang beredar, MK disebut memilih duduk di dekat pintu bus karena hendak turun di wilayah Lamongan. Seorang perempuan yang disebut sebagai pegawai RSUD Ibnu Sina kemudian diduga menegurnya dan meminta penumpang tersebut kembali ke bagian belakang.

MK dalam unggahan tersebut mengaku memilih tetap berada di dekat pintu karena akan memberikan jalan apabila ada penumpang lain yang hendak melintas.

Perselisihan Berujung Dugaan Ancaman

Kronologi yang beredar menyebut teguran tersebut kemudian berkembang menjadi perselisihan antara kedua pihak.

MK mengaku sempat mendapat perlakuan berupa tepukan di bagian tubuh dan teguran. Perselisihan disebut berlanjut dengan perkataan yang dinilai tidak menyenangkan hingga dugaan ancaman pemukulan.

Namun, seluruh kronologi tersebut masih merupakan keterangan yang disampaikan melalui unggahan media sosial dan belum menjadi kesimpulan resmi mengenai kejadian.

RSUD Ibnu Sina Lakukan Klarifikasi

Manajemen RSUD Ibnu Sina memastikan informasi tersebut sudah diketahui pihak rumah sakit.

Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik, dr. Soni, menyatakan manajemen tengah melakukan penelusuran dan klarifikasi untuk mengetahui persoalan secara lebih lengkap.

“Pihak manajemen telah mengetahui informasi tersebut dan saat ini sedang melakukan penelusuran serta klarifikasi terhadap permasalahan tersebut,” demikian pernyataan manajemen yang dikutip dari pemberitaan.

Pihak rumah sakit juga menyatakan memandang serius dugaan tindakan yang dinilai tidak sesuai dengan nilai dan ketentuan yang berlaku di lingkungan RSUD Ibnu Sina.

Tunggu Hasil Pemeriksaan Internal

Manajemen belum menyampaikan kesimpulan mengenai pihak yang dianggap bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut.

Proses klarifikasi diperlukan untuk mencocokkan informasi yang beredar di media sosial dengan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat.

RSUD Ibnu Sina menyatakan akan menindaklanjuti persoalan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran.

Dengan demikian, dugaan perundungan maupun ancaman yang muncul dalam unggahan media sosial masih perlu menunggu hasil penelusuran resmi dari pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *