GRESIK, selasarnusantara.com – Kondisi jembatan di Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Gresik, yang mengalami amblas mendapat sorotan DPRD Gresik. Selain meminta perbaikan segera, dewan juga mendorong agar jembatan tersebut sekaligus dilebarkan untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas kendaraan.
Kerusakan jembatan dinilai tidak cukup ditangani dengan perbaikan sementara. Pemerintah Kabupaten Gresik diminta menyiapkan langkah penanganan yang lebih menyeluruh agar akses warga tetap aman dan lancar.
Jembatan Amblas Mulai Dikeluhkan Warga
Kondisi jembatan di Pengalangan menjadi perhatian setelah bagian permukaannya mengalami penurunan. Situasi tersebut dikhawatirkan mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Sejumlah warga juga menyoroti kondisi jembatan yang dinilai sudah tidak ideal untuk menampung arus kendaraan. Apalagi, jalur tersebut menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas masyarakat di wilayah Menganti dan sekitarnya.
DPRD Dorong Perbaikan Tidak Sekadar Tambal Sulam
Anggota DPRD Gresik Muhammad Ainul Yaqin meminta pemerintah segera melakukan pemeriksaan teknis terhadap jembatan tersebut.
Menurutnya, perbaikan perlu dilakukan berdasarkan hasil kajian kondisi konstruksi. Penanganan tidak seharusnya hanya berorientasi pada perbaikan permukaan, tetapi juga memastikan kekuatan struktur jembatan.
Dewan mendorong agar kebutuhan perbaikan dimasukkan dalam perencanaan anggaran pemerintah daerah.
Pelebaran Dinilai Mendesak
Selain perbaikan, pelebaran jembatan juga dinilai penting. Arus kendaraan yang terus meningkat membuat kapasitas jembatan perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna jalan.
Pelebaran diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan kendaraan yang melintas dari dua arah.
Rencana pelebaran tersebut ditargetkan untuk diusulkan melalui perubahan APBD 2026. Sementara itu, pembangunan fisiknya akan disesuaikan dengan kesiapan anggaran dan hasil kajian teknis.
Pemkab Diminta Siapkan Solusi Jangka Panjang
DPRD Gresik meminta Pemkab tidak menunda penanganan karena kerusakan jembatan menyangkut akses harian masyarakat.
Perbaikan yang dilakukan diharapkan mampu menjawab kebutuhan jangka panjang, terutama terkait kekuatan konstruksi, lebar jalur, serta kelancaran mobilitas warga.
Pemerintah juga perlu memastikan jalur tetap aman digunakan selama proses perbaikan maupun pelebaran berlangsung.