GRESIK, Selasarnusantara.com – Kebakaran terjadi di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Sabtu (8/8/2026) sore. Api membakar salah satu mesin produksi di area operasional PT Xinyi Solar Indonesia.
Peristiwa tersebut membuat pekerja keluar dari area produksi. Satu karyawan mengalami sesak napas setelah menghirup asap pekat.
Api Muncul dari Area Mesin
Perwira Piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, Fathoni, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 16.06 WIB.
Petugas Damkarla Pos Kota langsung bergerak menuju lokasi empat menit setelah laporan masuk. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 16.40 WIB.
Api pertama kali terlihat oleh seorang pekerja di bagian produksi. Saat itu, pekerja melihat letupan api muncul dari area mesin.
“Kebakaran bermula ketika salah seorang karyawan bagian produksi melihat api tiba-tiba muncul dari area mesin produksi,” ujar Fathoni, Sabtu (8/8/2026).
Petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran. Komponen mesin yang pertama kali terbakar juga belum diketahui.
Pekerja Berhamburan Keluar
Kemunculan api membuat pekerja panik. Mereka kemudian keluar dari area pabrik untuk menyelamatkan diri.
Dalam proses evakuasi, satu karyawan mengalami gangguan pernapasan karena menghirup asap. Tim Ambulans JIIPE langsung memberikan penanganan awal dengan bantuan oksigen.
Sementara itu, seorang karyawan bernama Dita menghubungi call center Damkarla Gresik untuk meminta bantuan pemadaman.
Damkarla Pos Kota kemudian mengirim dua unit mobil pemadam, yakni Karba P08 dan Karba P07.
Api Berhasil Dipadamkan
Proses pemadaman berlangsung di dalam area pabrik. Petugas Damkarla Gresik bekerja bersama tim internal Damkar JIIPE dan tim Damkar PT Freeport Indonesia.
Tim medis juga ikut mendukung proses penanganan di lokasi.
Petugas melakukan pemadaman hingga api berhasil terisolasi. Tim kemudian melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
“Petugas menyelesaikan seluruh proses pemadaman hingga pembasahan lokasi sekitar pukul 19.40 WIB. Setelah kondisi dinyatakan benar-benar aman dan steril, personel bersiap kembali ke pos,” kata Fathoni.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Fathoni memastikan kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Tidak ada pula laporan luka bakar serius dalam kejadian tersebut.
Meski demikian, satu karyawan sempat mengalami sesak napas akibat paparan asap dan mendapat penanganan medis di lokasi.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran PT Xinyi Solar Indonesia masih dalam penyelidikan. Petugas juga masih menghitung total kerugian materiil akibat kerusakan mesin produksi.
Hingga proses penyelidikan selesai, pihak terkait belum dapat memastikan komponen mesin yang menjadi sumber awal api maupun nilai kerugian akibat kebakaran tersebut.
Reporter: Tyas
