SURABAYA, Selasarnusantara.com – KJJT Indonesia wilayah Surabaya mulai menata keanggotaan dan pembagian tugas organisasi melalui pendataan kartu tanda anggota (KTA) serta pembentukan struktur bidang. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi dan mendorong anggota berperan sesuai kemampuan masing-masing.
Pembahasan tersebut menjadi agenda pertemuan internal yang digelar pada Minggu (4/10/2026). Ketua KJJT Indonesia wilayah Surabaya, Umar, menyebut pendataan KTA penting untuk memastikan identitas dan status keanggotaan tercatat secara jelas.
“Kartu tanda anggota diperlukan sebagai identitas resmi anggota agar keanggotaan lebih jelas dan terdata dengan baik,” ujar Umar.
Penataan Keanggotaan Jadi Perhatian
Menurut Umar, pendataan anggota merupakan bagian dari upaya membangun administrasi organisasi yang lebih tertib. Dengan data keanggotaan yang jelas, organisasi diharapkan lebih mudah melakukan koordinasi dan menyusun program kerja.
Selain itu, pertemuan juga membahas pembentukan bidang organisasi. Penempatan anggota akan disesuaikan dengan potensi serta kemampuan masing-masing agar pelaksanaan tugas dapat berjalan efektif.
“Setiap anggota diharapkan dapat menempatkan diri sesuai kemampuan yang dimiliki agar dapat menjalankan program organisasi dengan baik,” katanya.
Dorong Peran Aktif Anggota
Umar menilai, organisasi membutuhkan arah kerja yang jelas agar setiap anggota memahami tanggung jawab dan kontribusinya. Pembagian bidang diharapkan menjadi salah satu cara untuk memperkuat pelaksanaan program sekaligus mengembangkan kapasitas anggota.
Ia berharap langkah penataan internal tersebut dapat mempererat kebersamaan dan meningkatkan keterlibatan anggota dalam kegiatan KJJT Indonesia wilayah Surabaya.
“Berharap langkah tersebut dapat memperkuat organisasi dan mengembangkan potensi anggota,” pungkasnya.


