Beranda » Vespa Tanpa Pelat Jadi Kamuflase, Polisi Temukan 10,85 Kg Ganja di Gudang Ekspedisi Gresik

Vespa Tanpa Pelat Jadi Kamuflase, Polisi Temukan 10,85 Kg Ganja di Gudang Ekspedisi Gresik

GRESIK, Selasarnusantara.com – Pengiriman satu unit Vespa melalui jasa ekspedisi di Kabupaten Gresik berujung pada pengungkapan dugaan peredaran narkotika. Satresnarkoba Polres Gresik menemukan 10,858 kilogram ganja yang disembunyikan di dalam kendaraan tersebut.

Paket itu ditemukan di sebuah gudang ekspedisi di Jalan Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme, setelah pekerja ekspedisi mencurigai isi kendaraan dan melaporkannya kepada kepolisian.

Berawal dari Kecurigaan di Gudang

Pengungkapan berlangsung pada Rabu, 9 September 2026. Petugas kemudian mendatangi lokasi setelah menerima informasi mengenai paket kendaraan yang dianggap mencurigakan.

Di gudang, polisi menemukan sebuah Piaggio Vespa berwarna cokelat tanpa nomor polisi. Kendaraan tersebut telah dikemas menggunakan kardus untuk dikirim melalui ekspedisi.

Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan terhadap bagian kendaraan yang dinilai tidak biasa.

Tangki Bahan Bakar Dibongkar

Kecurigaan petugas mengarah ke bagian tangki bahan bakar. Bagian tersebut ternyata ditutup dengan plat besi dan dikencangkan menggunakan empat sekrup.

Setelah dibuka, ditemukan sejumlah paket berbentuk persegi panjang yang berisi tanaman kering. Polisi menduga material tersebut merupakan ganja.

Selain di bagian tangki, petugas juga menemukan barang bukti di area bagasi depan kendaraan.

Puluhan Paket Diamankan

Dari pemeriksaan, polisi mengamankan 30 kantong plastik berisi daun, batang, dan biji tanaman kering yang diduga narkotika jenis ganja.

Total berat bruto barang bukti mencapai sekitar 10,858 kilogram.

Wakapolres Gresik Kompol Rizki Santoso menyebut barang bukti tersebut masih akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut melalui Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur untuk memastikan kandungannya.

Tujuan Pengiriman ke Sulawesi Tengah

Dari penelusuran sementara, paket Vespa tersebut diketahui akan dikirim menuju Sulawesi Tengah.

Polisi masih mengembangkan penyidikan untuk mengetahui siapa pengirim dan calon penerima paket tersebut. Pengirim disebut telah masuk dalam daftar pencarian orang.

Penyidik juga terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan pengiriman narkotika tersebut.

Polisi Dalami Modus Pengiriman

Kasus ini masih dalam tahap pengembangan. Polisi melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak serta mengamankan kendaraan dan barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

Penggunaan kendaraan yang dikemas sebagai paket ekspedisi menjadi bagian yang didalami penyidik untuk mengetahui bagaimana narkotika tersebut disembunyikan dan dikirim.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat maupun pekerja jasa ekspedisi segera melaporkan apabila menemukan aktivitas atau paket yang mencurigakan.

Reporter: Tyas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *