Beranda » Sempat Pingsan Usai Dijenguk Keluarga, Warga Binaan Rutan Sampang Meninggal di ICU

Sempat Pingsan Usai Dijenguk Keluarga, Warga Binaan Rutan Sampang Meninggal di ICU

SAMPANG, Selasarnusantara.com – Seorang warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sampang, H. Matjari, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Moh. Zyn Sampang, Jumat (16/10/2026). Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Matjari dilaporkan mengeluhkan nyeri dada setelah menerima kunjungan keluarganya, kemudian pingsan.

Pihak Rutan Sampang menyebut petugas segera mengambil langkah penanganan dengan membawa Matjari ke rumah sakit bersama keluarganya. Setelah tiba di RSUD dr. Moh. Zyn, ia menjalani pemeriksaan di ruang darurat sebelum mendapatkan perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Humas Rutan Kelas IIB Sampang, Panca, menjelaskan bahwa keputusan membawa Matjari ke rumah sakit dilakukan setelah kondisi kesehatannya memburuk.

“Almarhum merasa sakit di bagian dada setelah keluarganya menjenguk, kemudian pingsan. Kami berinisiatif membawanya ke rumah sakit bersama keluarganya,” ujar Panca, Jumat (16/10/2026).

Kondisi Memburuk Setelah Mengeluh Nyeri Dada

Menurut keterangan pihak rutan, keluhan nyeri dada muncul setelah Matjari menerima kunjungan keluarga. Kondisinya kemudian menurun hingga kehilangan kesadaran, sehingga membutuhkan penanganan medis segera.

Setelah menjalani pemeriksaan, pihak rutan menerima informasi dari rumah sakit yang mengarah pada dugaan serangan jantung. Meski demikian, keterangan tersebut merupakan informasi yang disampaikan kepada pihak rutan dan bukan hasil rekam medis yang dapat diverifikasi secara independen.

Panca mengatakan, sebelum kejadian, petugas tidak mengetahui adanya riwayat penyakit jantung pada Matjari. Selama berada di rutan, warga binaan tersebut disebut mendapatkan pengawasan berkala.

Matjari diketahui telah menjalani masa hukuman sekitar satu tahun. Pihak rutan menyatakan tidak memiliki informasi mengenai riwayat penyakit jantung ketika ia pertama kali masuk.

Rutan Urus Administrasi Penyerahan Jenazah

Kabar meninggalnya Matjari diterima pihak rutan dari rumah sakit sekitar pukul 09.00 WIB pada hari yang sama.

Setelah memperoleh informasi tersebut, petugas mengurus kelengkapan administrasi dan dokumen serah terima jenazah. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga di rumah sakit untuk dibawa ke rumah duka.

Pihak Rutan Sampang menyampaikan kronologi tersebut sebagai penjelasan mengenai penanganan yang dilakukan sejak Matjari mengeluhkan sakit hingga mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penanganan cepat ketika warga binaan mengalami gangguan kesehatan. Namun, penyebab medis pasti kematian Matjari tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan keterangan awal mengenai dugaan serangan jantung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *